Menikah di Hari Kelahiran

 Menikah adalah hal sakral yang setiap orang tentu ingin selalu mengingatnya, begitupun dengan hari kelahiran. Beberapa orang bahkan memilih menikah di hari kelahirannya (pengantin perempuan).

Aku sendiri menjadi salah satu contohnya. Nantinya hari pernikahan dan kelahiran akan selalu dirayakan secara bersama-sama, membayangkannya saja indah. Keluarga dan calon pengantin pria setuju, satu-satunya yang tidak setuju adalah kakak sulung yang tinggal di luar kota.

Mereka keberatan karena beberapa keluarga besar yang ingin ikut hadir merasa kesulitan jika resepsi dilakukan pada hari kerja. Perasaanku? Tentu saja marah, ini kan acaraku, kalau tidak bisa hadir ya ga usah datang, repot amat, hhaa. Toh acaraku memang khusus untuk keluarga dekat saja.

Ya begitulah, akhirnya acara dilakukan sesuai rencana. Beberapa keluarga besar nyatanya juga bisa hadir, hhee.

Inilah beberapa momen yang kami abadikan, sengaja nitip disini agar kelak menjadi tempat kembali ketika rindu untuk mengulang kenangan.


Ternyata, teman dekatku semasa kuliah juga melakukan yang sama. Dia menikah di hari kelahirannya bahkan konsepnya sesuai dengan apa yang dia impikan.

Untungnya, dia lahir pada tanggal 1 januari jadi aku yang berada di luar kota bisa hadir karena suami libur panjang. Kalau dipikir-pikir memang merepotkan ya dapat undangan di hari kerja, huehehe. Tapi kembali lagi, setiap orang memiliki mimpinya masing-masing dan tentu saja sah ketika kita berusaha keras untuk mewujudkannya.

Selamat kawan, pernikahan ala india impianmu sudah terwujud.

Ciani Limaran
Haloo... selamat bertualang bersama memo-memo yang tersaji dari sudut pandang seorang muslimah.

Related Posts

There is no other posts in this category.

Posting Komentar