apa

Insto Dry Eyes : Teman Kerja Sehari-hari

Bekerja di depan komputer adalah hal biasa untuk sebagian besar orang di zaman digital seperti ini, bahkan mereka bisa tidak beranjak dari tempat menjelang tumpukan-tumpukan laporan akhir bulan yang harus diselesaikan. Nyatanya kebutuhan komputer atau laptop tidak hanya untuk pekerja kantoran saja, kini sudah banyak bisnis yang membutuhkan komputer guna menunjang akses mereka dengan konsumen atau orang-orang tak terjangkau tangan, seperti : penjual online, konten kreator, design grafis, programmer, tak ketinggalan juga gamer. Kamu termasuk yang mana?

Menatap layar komputer ternyata bisa menyebabkan mata kering loh, sudah tahu kan? Tenang ada insto dry eyes yang bisa mengatasi masalahmu.

Iya banget, kayak aku yang seharian harus bekerja di depan komputer. Pagi sih masih semangat banget yah, eh udah siangan kok berasa mata ini ganjel gitu, dikucek-kucek katanya ga boleh, terus diapain dong? Bingung, ngeganggu banget, mau lanjut ngerjain laporan juga ga nyaman, sampai akhirnya ketemu deh sama insto dry eyes. Bener loh, mataku yang berasa ganjel tadi langsung enteng lagi, bisa deh nylesein laporan, yeaaah.

Eh tunggu, ternyata apa yang aku alamin itu gelaja mata kering loh, untuk lebih jelasnya yuk kita cari tahu apa saja gejalanya.

1. Mata Sepet
 Pernah ga sih kamu ngerasa mata kamu ga enak banget setelah menatap lama layar komputer, atau lama bermain gadget? Ya ga kerasa awalnya namun mata memerah, lama kelamaan jadi tidak nyaman untuk melanjutkan padahal kerjaan belum kelar, nah ... itu namanya mata sepet. Jangan di kucek ya karena bisa membuat mata kamu justru semakin memerah dan tidak menyelesaikan masalah, kuman-kuman yang ada di tangan pun bisa masuk dan membuat iritasi mata nantinya.

2. Mata Pegal
 Hayo ngaku siapa yang ga sadar kalau suka ngusap mata? Berasa mata beraaat banget, yup ... ternyata itu mata pegal karena kita ga pakai istirahat saat mengoperasikan komputer atau bermain gadget. Iya sih paham memang kadang lupa waktu saking asyiknya, ya kan? Saking gregetnya berasa pengen mijat mata, eitsss tahan, banyak syaraf pada mata yang ga boleh mendapat tekanan berlebih loh, hati-hati ya guys.

3. Mata Perih
 Ini nih yang paling sering terjadi, fasilitas AC atau pendingin ruangan yang sudah umum menjadikan kita betah untuk berlama-lama di dalam ruangan, eh tiba-tiba mata berasa kekurangan cairan, jadi berasa harus mengedip lebih sering deh. Itu tuh ternyata mata perih loh. Seperti tubuh jika kekeringan, mata pun membutuhkan cairan agar tidak perih.

Di atas adalah gejala mata kering loh, hayoo udah pada sadar belum? Seperti di awal tadi jangan lupa sediain instro dry eyes yang bisa bantu kita untuk mengatasi mata kering, biar kerjaan kelar dan segala urusan beres. Seneng kan? Oh ya jangan lupa kasih rehat sebentar mata kita, kasian kan harus berkerja sepanjang hari, di sela-sela kesibukan menatap layar komputer atau gadget berpalinglah untuk menikmati susana sekitar. Ngobrol sebentar sama teman, sudah fresh otaknya baru deh lanjut lagi.

Tidak bisa dipungkiri kebutuhan kita akan komputer dan gadget sudah sangat tinggi, oleh sebab itu bijaklah dalam penggunaannya, berikan hak juga untuk mata beristirahat. Jika semuanya sesuai porsi dan tidak berlebihan maka akan lebih seru kita menjalani kesibukan tanpa terganggu.

Waaahh insto dry eyes ini keren banget ya, bisa banget dijadiin temen kerja sehari-hari apalagi ukurannya mini, ga ngrepotin kalau dibawa kemana-mana. Muncul gejala mata kering? Tenang, ambil aja instro dry eyes. Semangat melanjutkan aktifitas deh kita, yuhuuuu. 

Berdoa Pasti Dikabulkan

Jangan Dulu Resign.


Hallo, baca kata resign pasti erat banget hubungannya sama kerja yah? Yup, memang aku mau menulis tentang itu, dan yang pasti berhubungan dengan judul utama. Ini kisah nyata, jadi aku ngerasa kayak waah banget, kalau kalian engga berarti aku kurang greget nulisnya, hhee.

Menjelang pergantian tahun 2018 ke 2019 teman kerja aku curhat kalau dia mau keluar kerja, alasannya jarak rumah-kantor yang jauh. Ya, meski dalam hati berontak ga mungkin dong aku mencegahnya, lagian alasannya tepat. Kasian sih liat dia sudah harus siap satu jam sebelumnya, belum lagi malamnya masih harus melanjutkan kuliah, perjuangan kan?

Maka dengan menahan gemuruh dalam dada aku mengiyakannya.

Berlalu lah idul fitri 1440 H atau bertepatan dengan bulan juni 2019 saat kita bertemu kembali di tempat kerja setelah libur lebaran. Lupa? Ohh tentu tidak, bahkan dia sudah memasukkan lamaran via email ke beberapa perusahaan. Aku cuma mengangguk dan sedikit basa-basi semoga sesuai dengan harapannya.

Ditinggal teman kerja itu nyebelin ga sih? Iya sih, pasti perusahaan akan segera mendapatkan gantinya dan itu berarti harus adaptasi lagi juga ngasih tahu kerjaan secara kita senior, duh males. Ada dua alasan utama, yang pertama aku sudah berencana resign bulan september, kedua adalah kekhawatiran akan nasib perusahaan. Kan jelas ga boleh kita keluar barengan dong? Belum lagi pasti akan sangat timpang jika perusahaan ditinggal dua karyawan yang memegang peranan penting. Nah loh.

Bingung, sedih, gundah gulana, ga tahu harus gimana, pengen nangis.

Berdoa ajalah. Berdoa apa? Intinya aku yang harus resign duluan di bulan september dan perusahaan tidak kehilangan dua karyawan pentingnya.

Ga tahu gimana yang penting yakin. Berdoa tiap hari, tiap ada ingatan tentang hal ini, saat dia cerita kalau dipanggil wawancara, ketika pusing mikirin nasib perusahaan. Di rumah, di tempat shalat kerjaan, di atas motor waktu pulang kerja, di ruang produksi, di dalam kantor. Pokoknya banyakin doa. Entah gimana. Aku yakin selalu ada jalan keluar lewat doa.

Debar jantung semakin kencang kala dia bertanya tentang calon perusahaannya, ya mungkin saja dikira aku mengerti, kan aku lebih dulu terjun ke dunia kerja jauh sebelum dia. Aku jawab, sesuai pengalaman. Sembari berdoa, doa yang sama.

Akhir pekan sebelum juni berakhir, satu per satu dari kami dipanggil atasan. Kabar bahagia untuk semua karyawan.

Lalu esok harinya, dia ... iya rekan kerjaku berkata untuk menunda resign dengan alasan kabar bahagia dari atasan. Dia ingin menikmati dulu kenaikan gaji dari pimpinan.

Aku tersenyum... mengucap syukur dalam hati, legaaaa. Allahu akbar. Allah mengabulkan segala pinta.

Berdoa saja, selalu ada jalan keluar yang tidak kita duga, ada rezeki dari arah tak disangka, juga kelapangan hati menerima segala keputusan, sebab yang terjadi pastilah atas ijin Illahi.

Insto Dry Eyes : Teman Kerja Sehari-hari

Bekerja di depan komputer adalah hal biasa untuk sebagian besar orang di zaman digital seperti ini, bahkan mereka bisa tidak beranjak dari t...