Alasan Menulis Blog Versi Memomuslimah.com

29 komentar
Bismillah...

Alasan menulis blog adalah pertanyaan yang jujur membuat saya tersentak, yaah karena semenjak memutuskan untuk membeli domain maka niatan awal sedikit bergeser (hhee, alasannya klise, rupiah). Kalian juga begitu kah? Tak apa, manusiawi. Alhadulillah di Kelas Growth Blogger kemarin malam menyadarkan saya tentang arti pentingnya sebuah niat. Lebih dari itu ada banyak hal lain yang bisa dipelajari dari pemateri luar biasa, mba Monica Anggen.

Penyebutan luar biasa tentu dengan sebab, eitss penasaran ya? Sebelum itu mari kita simak dulu alasan menulis blog versi aku.

Alasan menulis

1. Eksistensi Diri

Dunia yang luas ini kok rasanya sulit dijangkau yah, tak ada kepercayaan diri untuk muncul dan memperkenalkan diri. Beberapa waktu hanya terkurung dalam tempurung, menyedihkan sekaligus menggenaskan. Berselancar di dunia maya sudah tak ada nyawanya lagi, sekadar hahahihi tanpa isi, aiiihhh.

Tahun 2016 akhirnya aku memutuskan untuk menyapa dunia dengan aku yang baru, bergabung dengan komunitas kepenulisan online dan kembali aktif di dunia maya tentu bersama cerita berwarna bak pelangi warna-warni. Sungguh aku ingin keberadaanku diakui, salah satunya dengan jejak digital yang membuatnya kelak abadi.

Kalau kamu ingin dikenal sebagai apa? Mau dong orang lain teringat bahwa kita pernah ada di dunia ini?

2. Menemukan Lingkungan yang Positif

Terngiang tak habis-habis wejangan untuk berati-hati dalam memilih lingkungan pertemanan, semakin bertambah usia maka jelas tak boleh diabaikan. Memilih itu kewajiban kita loh, toh masa depan kita adalah tanggung jawab pribadi. Ada banyak alasan aku memilih untuk berada di lingkungan penulis, seperti tak henti belajar hal baru dan menyebarkannya; mengenal dunia yang mempesona ini dengan jaringan dimana-mana; juga berbagi kisah dan pengalaman dari banyak latar seseorang; yang penting nih lingkungan yang positif tentu akan membuat kesehatan mental kita terjaga.

Eitss, tentu saja kalian pun punya hak untuk memilih berteman dengan penulis yang bagaimana. Ingat, kita punya hak untuk memilih sebagai bentuk tanggung jawab terhadap nikmat hidup di dunia. 

3. Menebar Manfaat

Blog ini muncul akibat kegalauan saya yang tidak memiliki sesuatu untuk diunggulkan (ciee insekyur), namun ingin rasanya bermanfaat. Seperempat abad umur yang dilewati belum juga menemukan jalan untuk mewujudkan niat tersebut hingga menulis menjadi pilihan terakhir. Tulisan yang tercipta tentu masih banyak kurang, saya sangat berhati-hati tentang masalah ini karena akibat fatal yang bisa ditimbulkan kemudian hari.

Ilmu dari guru terpercaya, sumber data yang dapat dipertanggungjawabkan juga riset saya usahakan untuk hadir disetiap tulisan yang diposting, Insya Allah tidak menyesatkan.

Kawan-kawan juga harus perhatian dalam hal ini ya agar meminimalisir kemungkinan buruk akibat tulisan kita yang asal tulis.

4. Sumber Penghasilan

Dulu saat saya menjadi buruh pabrik (mohon maaf, tidak bermaksud menjelekkan sebuah pekerjaan, ini murni curahan hati saya) ada banyak kegiatan yang tidak bisa diikuti, sedih sudah pasti terlebih saya adalah tipe orang yang suka mondar-mandir kesana--kemari. Kesedihan itu akhirnya tertanam kuat dalam diri dan harapan untuk bisa bekerja tanpa terikat waktu.

Seiring purnama berganti, taraaaaa... ternyata satu blogpost saya dihargai uang. Senang bukan main dan berniat untuk belajar lebih banyak agar bisa sering dapat uang, hhaa.

Uang dari job nulis saat itu terasa sangaaat manis.

5. Menjadi Ibu Rumah Tangga yang Berpenghasilan

Melihat kenyataan di depan mata dengan segala prasangka di kepala, ingin rasanya memberikan penuh waktuku untuk suami dan anak-anak. Jelas mencari nafkah dan memenuhi kebutuhan keluarga adalah kewajiban suami namun ada banyak alasan kenapa sseorang istri/ibu juga harus memiliki penghasilan sendiri. Itulah kenapa saya ingin meneruskan menulis di blog agar bisa tetap menemani keluarga dengan rupiah yang rutin masuk ke rekening, hhee.

Kalian yang sedang menekuni dunia tulis menulis tentu memiliki alasan tersendiri yang membuat kita kuat bertahan sampai saat ini. Betul?

Sewajarnya manusia yang penuh akan keluhan begitu juga kita walau sudah menentukan pilihan. Dunia blogging tak seindah yang terlihat, bermacam masalah muncul seiring perkembangan teknologi, lalu harus bagaimana mengatasi bosan saat menulis?

Bosan menulis

1. Motivasi Menjadi Penyemangat

Pentingnya motivasi ketika memutuskan untuk menulis ternyata sangat berpengaruh terhadap ketahanan kita melewati waktu, jika asal maka siap-siap saja tenggelam dan semakin tertinggal. Jadi, coba yuk kita evaluasi lagi alasan menulis agar tahan terhadap terpaan badai yang menghadang.

Seiring berjalannya waktu mungkin motivasi akan berubah, tapi cobalah mencari motivasi yang kuat agar semangat kita pun tak mudah goyah.

2. Bergabung dengan Komunitas

Memiliki teman-teman dengan tujuan sama tentu sangat membantu kita untuk bertahan di jalur ini. Jika ada yang lelah dan ingin menyerah maka yang lain akan mengandeng tangan, menyalurkan semangat dan memapah untuk kembali bangkit dan berlari. Sudah bukan zamannya bersaing saatnya kita berkolaborasi untuk mewujudkan mimpi indah hingga merasakan bahagia bersama, aaahhh amboi sekali.

Ingat ya, lingkungan positif sangat berpengaruh terhadap kesehatan mental kita, jadi harus selektif.

3. Jangan Bosan untuk Belajar

Sombong sekali jika beranggapan bahwa ilmu yang kita miliki sudah cukup untuk bertahan. Hati-hati kebodohan bisa menenggelamkan ke dalam lumpur terdalam, bahaya apalagi klo lumpur hidup ya bisa ketelen jauh di dasar kan. Ngeriii...

Oiya, belajar juga ga boleh asal lo ya, pastiin kita belajar pada orang dan tempat yang tepat agar ilmu yang didapat bisa bermanfaat dan tidak menjerumuskan. Tulisan kita ada pertanggungjawabannya kelak loh ya.

4. Istirahat

Tubuh dan pikiran kita juga butuh istirahat, boleh lo sesekali rehat dari menulis jika lelah. Berikan penghargaan pada diri sendiri terhadap pencapaian selama ini, makan es krim, jalan-jalan atau me time. Jangan lama-lama ya, jika dirasa sudah cukup yuk semangat lagi menulis. 

Dari saran di atas, teman-teman silakan menambahkan sesuai pengalaman pribadi, pasti sangat berguna untuk saya dan juga pembaca yang mampir.

Kiranya cukup sekian ya, semoga artikel ini membantu dan semakin menguatkan alasan teman-teman menulis. Eeeehh, sampe lupa, tadi aku udah janji buat ngasih tahu kenapa Mbak Monica Anggen begitu luar biasa ya.

Mbak Monica ini aktif banget di dunia kepenulisan, bukti nyatanya saya tunjukin beberapa karya beliau yang best seller :

- Nggak Usah Kebanyakan Teori Deh…!
- Yakin Selamanya Mau Di Pojokan?!
- 99 Cara Berpikir ala Sherlock Holmes.
- 99 Cara Mengasah Intuisi ala Sherlock Holmes.
- 99 Cara Perbedaan Mengelola Waktu Miliarder vs Orang Biasa.
- 99 Cara Bangkit dari Keterpurukan Miliarder vs Orang Biasa

Wiih, ga mungkin dong ya kalau males-malesan, pasti rajin banget baca buku, cari ilmu, tak bosan belajar. Awalnya sih mau ngumpet karena malu tapi kayaknya lebih asyik kalau ditodong buat ngajarin aja deh, semoga kerennya nular ya, aamiin.

Nah, dari bukti di atas aja keliatan kan gimana dagingnya materi yang beliau sampaikan? Mantab betul pokoknya mah, anugerah bisa ketemu dan berkesempatan dapat banyak ilmu.

Kalian penasaran juga sama beliau? Nih, kalau mau kepoin sosial medianya.

Alamat Blog : https://www.monicaanggen.com
Link FB : https://www.facebook.com/monica.anggen
link Twitter : https://twitter.com/monicaang2
link IG : https://www.instagram.com/monica.anggen/
link linkedin : https://www.linkedin.com/in/monica-anggen-745158141/

Baiklah, saya sudahi saja. Tak lupa saya sangat berharap kawan-kawan mau berbagi pengalaman pribadi tentang alasan menulis, semoga bisa membangkitkan semangat kita. Ambil manfaatnya, maafkan jika ada salah kata.

Semangat berbagi semangat memberi arti.

Ciani Limaran
Haloo... selamat bertualang bersama memo-memo yang tersaji dari sudut pandang seorang muslimah.

Related Posts

29 komentar

  1. Bener banget mba, jangan bosan untuk belajar. Itu yang mulai aku terapkan dalam diriku sejak beberapa waktu lalu. Untuk terus haus akan ilmu apa saja.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Apalagi kok temen2nya sefrekuensi. Pasti belajar lebih menyenangkan ya mba.

      Hapus
  2. Setuju mbak, menemukan lingkungan yang positif ya. Rasa-rasanya dengan menulis kita ketemu orang-orang yang hebat ya kak.

    BalasHapus
  3. Jangan bosan untuk belajar, hal sederhana banget kadang sering kita lupakan. Pas udah paham akan suatu hal, udah merasa cukup aja. Lho yo ayo ditambah gitu, pertama belajar menulis artikel, kedua belajar menulis buku, menulis karya yang lainnya. Duh kaya ilmu deh jadinya :D

    BalasHapus
  4. Iya setuju, melakukan kegiatan yang menyenangkan jika terus menerus kadang membosankan, maka dari itu perlu banyak trik untuk menyiasatinya. Semangat ya nulisnya.

    BalasHapus
  5. PR banget memang saat jenuh dan writer's block melanda. Apalagi kalau berhubungan sama klien. Cari hawa segar dulu bisa bikin suasana hati dan otak jadi lebih fresh.

    BalasHapus
  6. Aku cinta duit.... Hahhahah...

    BalasHapus
  7. Aku setuju banget kalo lingkungan blogger banyak memberi dampak positif ke kita. Moga makin semangat ngeblognya

    BalasHapus
  8. Wah, jadi tau LinkedIn punya Mba Monica, kepoin ah.

    BalasHapus
  9. Ya Allaah setuju banget aku sama seluruh poin poinnya. Hihi selain sumber penghasilan sampingan juga aku suka berbagi lewat tulisan. Biar ada warisan gitu nanti ceilaah.
    Semangaat mba Cianiiii. Aku mau banget lhoo dibikinin resumenya materi dari kelas ini hahahah

    BalasHapus
  10. Jadi buku harian online. Ntar kan kalau udah tua bisa ketawa ketiwi sendiri liat tulisan kita. Itu salah satu alasan menulis dari beberapa yang sama seperti Mbak Ciani jabarin heuheu

    BalasHapus
  11. Setuju banget..emang bosan ya duduk di pojokan terus hihi..semangat mba

    BalasHapus
  12. Aku pernah jg ngalamin writers block. Trus abis tu aku siasati dg hanya menulis topik yg aku suka, drakor & skincare.. Eh malah jadi nggak habis2 idenya hehhee.

    BalasHapus
  13. tujuanku pas awal-awal nulis mau sekedar sharing, tapi setelah berproses cukup lama dan ternyata bisa menghasilkan, akhirnya rubah mindset lagi, sekali mendayung 2 3 pulau terlampaui hihihi.
    paling enak jika ada komunitas/teman di lingkungan sekitar yang juga mempunyai niat yang sama, terasa banget efeknya. kita bisa saling sharing dan meningkatkan lingkaran pertemanan, makin banyak temen, makin banyak sharing, makin banyak pintu rejeki yang terbuka, makin banyak peluang baru yang kita sadari (sebenarnya sudah ada tapi belum dikasih sadar kemarin).

    semangat ya mbak, saat berproses, boleh melambat, asal jangan berhenti. ditunggu karyamu lainnya.

    BalasHapus
  14. UUD sih karena apapun yang dilakukan ujung ujungnya pasti duit.

    BalasHapus
  15. Yeay, mba ciani keren nih nulisnya. Kordinatorku di squad ODOP nih. Memang menulis itu membuka peluang2 kesempatan lainnya

    BalasHapus
  16. Yes! Alasan-alasan ini hampir sama sih ya dengan alasan-alasan orang nulis blog pada umumnya. Tapi cara nulisnya ngalir pisan, ringan jugaa. Terus ada bagian yang menurut saya penting banget... Nih Ilmu dari guru terpercaya, sumber data yang dapat dipertanggungjawabkan juga riset saya usahakan untuk hadir disetiap tulisan yang diposting, Insya Allah tidak menyesatkan.

    Keren Kak, semangat

    BalasHapus
  17. Yesss.. menulis memaksa kita untuk belajar, otomatis bekal juga untuk anak2 ke depannya :) semangat menuliss

    BalasHapus
  18. Waah.. Alasan menulisnya bikin semangat. Kalau aku tho mbk, menulis karena pelarian dari mengerjakan skripsi.. Wkwkwk. Sekarang, berasa vanget manfaatnya, terima kasih selalu sabar membimbing kita di ODOP mbk..

    BalasHapus
  19. Semangat mba, memang kalo kerja ikut orang terikat waktu ya. Menulis bisa dikerjakan di mana aja kapan aja 😊

    BalasHapus
  20. Nah, betul sekali...aku juga merasakan manfaat ngeblog yang banyak. Bertemu kawan dan juga kesempatan. Makanya alasan buat ngeblog pun tambah besar...😀

    BalasHapus
  21. Sepakat banget sama eksistensi diri, salah satu kebutuhan manusia untuk diakui. Menjadi menarik ketika salah satu cara diakui adalah hadir di dunia maya, tidak sebatas lagi dengan fisik di dunia nyata.

    BalasHapus
  22. Aku yakin di hari tua nanti kita bakalan senyum-senyum sendiri baca tulisan di blog, karena banyak sekali cerita yang sudha diabadikan

    BalasHapus
  23. alasan di poin pertama sama seperti aku ternyata mbak

    BalasHapus
  24. Duh, aku suka gambar-gambar infografisnya :)

    Bagus-bagus dan imut gituu

    BalasHapus
  25. Bener mbak, sejak blog dioptimasi dengan domain jadi mikirnya dapat cuan dari ngeblog hihi Alhamdulillah memang ada sih ya. Dan ini menyenangkan

    BalasHapus
  26. Aduh, rajinnya nulis sepanjang ini. Sukses ya, Mbak Ci, buat blog-nya.

    BalasHapus
  27. Yang pasti, menulis di blog tuh bikin bahagia. Versi aku loh, Dik. Jadi kangen ODOP kayak dulu lagi yaa..

    BalasHapus

Posting Komentar

Follow by Email