Minggu, 05 Januari 2020

Gizi Seimbang untuk Tumbuh Kembang Anak


Merawat si kecil adalah tugas orang tua, memastikan bahwa nutrisi untuk tumbuh kembang anak harus sesuai dengan prinsip gizi seimbang  yang merupakan rangkaian untuk menyeimbangkan zat gizi yang keluar dengan zat gizi yang masuk dengan memonitor berat badan secara teratur.

Prinsip gizi seimbang yaitu:

1. Mengonsumsi makanan beragam

Makanan beragam maksudnya selain makanan yang dimakan bervariasi, tetapi juga memperhatikan proporsi makanan yang seimbang, jumlahnya cukup, dan tidak berlebihan.

2. Membiasakan perilaku hidup bersih

Perilaku hidup bersih dapat menghindarkan diri dari sumber infeksi, contohnya adalah mencuci tangan, menutup makanan yang akan disajikan, memakai alas kaki, dan menutup mulut dan hidung bila bersin.

3. Melakukan aktivitas fisik

Aktivitas fisik dapat memperlancar metabolisme dalam tubuh. Mengajak anak bermain atau berjalan bersama adalah contoh aktivitas fisik yang dapat dilakukan oleh orang tua dan anak.

4. Mempertahankan dan memantau berat badan normal
Indikator untuk bayi dan balita adalah perkembangan berat badan terhadap usia dengan menggunakan acuan Kartu Menuju Sehat (KMS), atau kurva CDC/NCHS, atau kurva WHO.2

Berikut tanda anak sehat dengan gizi baik terdiri dari 10 kriteria, yaitu:

1. Postur tubuh tegap dan memiliki otot yang padat

2. Penambahan berat dan tinggi sesuai usia

3. Kulit dan kuku bersih dan tidak pucat

4. Rambut berkilau dan kuat

5. Gigi bersih dan gusi berwarna merah muda

6. Wajah ceria, mata bening, dan bibir segar

7. Bergerak aktif dan berbicara lancar sesuai dengan umur

8. Nafsu makan baik dan buang air besar teratur

9. Tidur nyenyak

10. Penuh perhatian dan bereaksi aktif

Tentu bahagia melihat si kecil tumbuh menjadi anak yang sehat, oiya ayah bunda juga bisa membantu perkembangan kognitif anak dengan kegiatan-kegiatan sebagai berikut :

Si Kecil yang berumur 1 tahun

Bicara tentang segala sesuatu di sekitar Ibu sambil menunjuk dan memberi nama benda atau bagian tubuhnya yang berbeda. Pegang jari dan bantu Ia menunjuk hidungnya seperti yang Ibu katakan "Ini hidung adik".

Si Kecil yang berumur 2 tahun:

Lakukan permainan "Apa yang ada dalam kotak?" Dengan menunjukkan benda yang berbeda sebelum menempatkannya dalam kotak. Kemudian mintalah Ia untuk mengingat dan memberi tahu barang apa saja yang ada di dalamnya.

Si Kecil yang berumur 3 tahun:

Kegiatan memilah benda akan mengembangkan kemampuannya untuk menyortir, menyusun dan mengklasifikasikan objek sesuai warna, bentuk dan ukuran.Lakukan permainan memori bersama si Kecil, misalnya mencocokkan kata-kata dengan gambar yang tepat. Berikan si Kecil puzzle, seperti menyortir bentuk, atau yang akan melatihnya belajar tentang berbagai bentuk. Kemudian bergiliran temukan contoh dari lingkungan sekitar Ibu dan si Kecil. Misalnya, cari semua barang yang berwarna biru atau bulat.

Ayah bunda selamat mencoba yaah, semangat mengajari si kecil untuk tumbuh sehat dan menjadi anak yang hebat.

4 komentar:

  1. Makasih tipsnya bunda, sangat bermanfaat baget buat para pembaca

    BalasHapus
  2. Wah postingannya sangat menginspirasi sekali..

    BalasHapus
  3. ini sama dengan yang pernah aku lakukan memang bagus sekali metode nya...

    BalasHapus
  4. Postingannya sangat lengkap dan juga sangat bermanfaat bagi setiap pembcanya

    BalasHapus

Yuk sampaikan dengan santun :D