Gadis Kecil Dalam Lamunan

1 komentar
Aku menghempaskan tubuh di bangku panjang, menghela napas dan memejamkan mata. Lelah.

Andini rupanya juga telah terkuras, dia diam saja di sampingku sejak tadi.

"Ga pulang?"

"Ga mau pulang, mau di sini aja."

Tumben. Biasanya dia paling awal ijin pulang jika acara kampus sudah selesai. Maklum, rumahnya jauh dan harus menembus padang rumput yang cukup luas.

"Mau nginep di kampus?"

Mungkin itu pilihan yang tepat mengingat tenaga kami habis untuk pertunjukan teater malam ini.

"Aku ga mau pulang. Aku mau di sini."

Aku membelalakkan mata seketika. Wajahku pias, tak ada keberanian untuk menengok ke arah Andini. Pelan aku beranjak dan menjauh dari bangku yang terletak di sudut aula belakang panggung.

Baru setelah berpapasan dengan teman lain aku bernapas normal.

"Kenapa Ci?"

"Ada yang liat Andini?"

"Udah dari tadi pamit pulang."


😮😮
Ciani Limaran
Haloo... selamat bertualang bersama memo-memo yang tersaji dari sudut pandang seorang muslimah.

Related Posts

There is no other posts in this category.

1 komentar

Posting Komentar