Kesibukan mengurus rumah tangga dan dua anak membuat waktu untuk diriku sendiri menjadi terbatas, bahkan kadang saking lelahnya ikut terlelap ketika anak-anak pulas. Padahal dari siang udah ada rencana untuk nylesein baca buku yang tertunda sambil selonjoran kaki dan nyruput es kopi.
Aktifitas sekadar baca buku ini ga bisa aku lakukan dengan tengan di siang hari karena anak-anak ingin selalu berinteraksi dengan ibunya. Rencana me time tidak selalu gagal, terkadang ketika aku terbangun malam maka aku akan melakukannya.
Bayangkan di tengah malam yang sunyi, kamu melakukan hal yang paling ingin kamu lakukan, tanpa rengekan, tanpa teriakan, hanya kamu yang fokus pada dirimu sendiri. Tenang dan damai.
Saat me time waktu berlalu dengan cepat, tujuan menyelesaikan baca buku hampir tercapai seiring dengan mentari yang hampir menyinari. Ada rasa hangat yang menjalar di tubuh seolah diri siap menjalani hari esok dengan penuh energi.
Semua sempurna sampai gejala mata kering menyerang, duh jangan disepelein nih.
Gejala Mata Kering
Mata kering (dry eye) adalah kondisi ketika mata tidak menghasilkan air mata yang cukup, atau air mata yang ada terlalu cepat menguap, sehingga permukaan mata kurang terlumasi.
Gejalanya bisa berupa:
- Mata terasa kering, sepet, panas, atau perih
- Seperti ada pasir/benda asing di mata
- Mata mudah lelah atau berat
- Gatal atau kemerahan
- Pandangan kadang buram, terutama setelah lama menatap layar
- Uniknya, mata kering juga bisa membuat mata malah banyak berair sebagai respons iritasi
Gejala di atas sering aku alami saat asyik membaca buku terlalu lama dan cenderung lebih jarang berkedip.
Iyaa benar, ternyata mata kering bukan hanya disebabkan karena menatap layar terlalu lama saja loh. Ada aktifitas lain yang juga bisa membuat mata kita jadi kering. Apa saja?
Penyebab Mata Kering
Ada banyak penyebab mata kering, diantaranya :
- Terlalu lama menatap HP/laptop/TV → kita jadi lebih jarang berkedip sehingga air mata lebih cepat menguap.
- Kipas atau AC langsung mengenai mata → membuat air mata cepat menguap.
- Beraktivitas di ruangan gelap sambil melihat layar → bisa membuat mata lebih cepat lelah dan tidak nyaman, meskipun bukan penyebab tunggal mata kering.
- Kurang tidur atau kelelahan → dapat memperburuk rasa kering dan perih.
- Kurang cairan juga dapat berkontribusi.
- Penggunaan lensa kontak terlalu lama.
- Obat-obatan tertentu, misalnya beberapa obat alergi, obat flu, atau obat tertentu lainnya.
- Asap, debu, dan udara yang kering/berpolusi.
- Masalah pada kelopak atau kelenjar minyak mata, yang membuat air mata lebih cepat menguap.
- Usia dan perubahan hormon juga dapat meningkatkan risiko mata kering.
Kalau gejala mata kering udah muncul tuh rasanya ganggu banget, mau lanjut me time juga ga nyaman.
Tapi tenang selalu ada solusi dari setiap masalah, setiap kamu terganggu sama gejala mata kering, lakukan hal berikut.
Solusi Mudah Atasi Gejala Mata Kering
Kalau mata kamu terasa kering, sepet, panas, atau seperti ada pasir, ada beberapa cara sederhana yang biasanya membantu, inget ya #MataSePeLeJanganSepelein.
Coba ini:
1. Istirahatkan mata— pakai aturan 20-20-20: setiap 20 menit, lihat sesuatu sekitar 6 meter selama 20 detik.
2. Lebih sering berkedip, terutama saat menatap HP. Saat fokus pada layar, kita cenderung lebih jarang berkedip.
3. Jangan terlalu lama menatap HP, dan hindari menonton dalam ruangan yang benar-benar gelap. Gunakan pencahayaan ruangan yang nyaman.
4. Kalau perlu, gunakan tetes mata pelumas/artificial tears yang dijual bebas. Kalau sering dipakai, pilih yang tanpa pengawet.
5. Hindari udara AC/kipas yang langsung mengenai mata.
6. Tidur cukup, karena mata juga membutuhkan waktu untuk memulihkan permukaan matanya.
7. Cukupi minum, meskipun kurang minum bukan satu-satunya penyebab mata kering.
Hal yang perlu diingat dan digarisbawahi adalah kalau mata kering sering terjadi, berlangsung berminggu-minggu, penglihatan menjadi kabur, mata sangat merah/nyeri, atau sensitif terhadap cahaya, sebaiknya diperiksa ke dokter mata.
Persiapan Aku Ciptakan Metime Sempurna
Belajar dari pengalaman, baca buku terlalu lama sampai lupa waktu itu sering bikin mata aku kering, makannya aku selalu sediain hal-hal yang membantu aku mewujudkan ritual memanjakan diri sendiri terwujud sempurna.
1. Buku Pilihan
Biasanya aku membatasi cukup 1 buku saja yang akan dibaca sampai selesai, kadang kalau terlalu tebal ya butuh beberapa hari. Aku tidak mungkin menghabiskan sepanjang malam untuk membacanya kan? Ingat ada keluarga kecil yang harus dibersamai pagi nanti.
2. Minuman Dingin
Aku bukan tipe orang yang biasa ngemil saat membaca buku, selain takut bukunya kotor terkena makanan, aku juga tidak nyaman mengunyah saat otak sibuk berimajinasi. Biasanya aku akan makan kenyang atau menghabiskan camilan di awal waktu, sewaktu membaca hanya sesekali minum agar tetap terhidrasi.
3. Selimut
Tidak… aku tidak membaca buku di kamar karena saat malam lampu kamar akan dimatikan. Biasanya aku membaca di kursi dengan sandaran yang nyaman dengan selimut hangat.
Solusi dini ketika gejala mata kering menyerang, sat set tinggal teteskan di kedua mata aktifitas membaca kembali lancar.
Sedikit cerita tentang tetes mata andalan aku ini ya, jadi setelah beberapa kali terganggu dan hampir bikin gagal me time, aku menemukan akar masalahnya. Iya, karena terlalu fokus membaca dan jarang berkedip, mata aku jadi kering. Rasanya tuh kayak sepet, perih dan lelah. Mau dipaksa lanjut juga ga nyaman, kalau ga lanjut ini mau kapan lagi nyelesein buku?
Aku udah pakai #InstoDryEyes sejak tahun 2019 dan tetap setia. Awalnya aku pakai saat kerja di depan komputer terus-menerus, sekarang setelah menjadi ibu rumah tangga ternyata masih cocok juga nih buat jadi teman baca buku.
Larutan isotonik steril yang mengandung Hydroxypropyl methylcellulose ini seperti pelumas yang mirip dengan air mata dan membantu meringankan iritasi mata, hasinya #BebasMataKering.
Cukup 2 sampai 3 jam aku memanjakan diri sendiri, hanya aku dan aktifitas impian siangku. Setelah itu tetap harus tidur malam agar tidak menganggu aktifitas pagi hari.
Kalau teman-teman, apa saja nih yang perlu dipersiapkan untuk ritual me time kamu?
Posting Komentar
Posting Komentar