Perpustakaan Segala Ada


Ada hal-hal menakjubkan ketika keinginan yang terbersit dalam hati Allah wujudkan menjadi nyata.

Ini berawal ketika lulus SMA dan aku kehilangan sumber buku gratis, hhee. Ya kemampuan membeli buku masih sangat minim, apalagi belum bekerja kan. Nah, mana pula kutahu ternyata ada ipusnas yang bisa diakses online, etapi mata minus sering jadi kendala dalam menikmati ebook. Hingga akhirnya ada informasi dari seorang teman tentang sebuah perpustakaan yang dibuka untuk umum. Cuss ga pake lama dong ya.

Taraaa... Berada di lantai dua, perpustakaan yang dilengkapi dengan pendingin ruangan ini menyediakan ribuan buku yang sudah dipisah berdasar kategorinya. Huaaa... Pengen nangis terharu coba, oh Allah, sweet banget sih. Buku anak-anak, teknologi, novel, biografi, kamus, sok lah mau cari apa pasti ada bahkan ada buku-buku yang khusus dibawa dari Amerika, kalau ga ada kita bisa tulis permintaan di buku yang telah disediakan. Nantinya pihak perpustakaan akan membelikan dan menjadikan kita peminjam pertama. Ya Allah, ini nikmat ga tanggung-tanggung. Masya Allah.

Biasanya hari Minggu aku akan datang, jika senggang ya berdiam diri cukup lama. Sejak saat itu kemampuan bacaku meningkat, keinginan plus fasilitas yang mendukung, sempurna.

Hingga aku bertemu dengan sebuah buku karya Tasaro GK, dari sinopsisnya menceritakan tentang kisah Nabi Muhammad SAW, cusss ambil. Eh ternyata ini jilid ke 2, tak apa lah. Selesai melahap habis, segera aku mencari jilid pertama, tapi sayang yang ada justru jilid ke 3. Ya sudah, tetap diambil, hhee.

Ada kejadian lucu nih, ternyata jilid 1 sudah lama tidak dikembalikan oleh peminjam, ketika ditagih beribu alasan jadi tameng, waaah keterlaluan.

Saking seringnya aku datang, ada kedekatan antara aku dan semua pegawai perpustakaan, jadilah akhirnya aku punya akses untuk membantu menjemput buku tersebut, wkwkwk, beda cerita kalo ini buku ga aku incer kali ya. Eetapi akhirnya pegawai perpustakaan tersebut memberi tahu kalo buku tersebut kembali dengan selamat, yeeee, padahal pengen sedikit ada drama kalo aku yang ambil.

Sampai saat ini belum ada penulis buku yang menjadi favoritku pun begitu juga buku favorit, mungkin masih harus banyak baca buku lagi ya. Setiap karya yang sempat terbaca memiliki tempat tersendiri di dalam hati dan fikiran, termasuk novel tetralogi karya Tasaro GK ini.

Jadi kisah Rasulullah dan empat Khalifah di sajikan dalam bentuk novel ringan dengan sudut pandang kedua, ada tokoh tambahan yang sengaja diciptakan agar cerita ini semakin menarik. Penulis sangat berhati-hati, setiap kejadian didasarkan pada hadis yang riwayatnya terpercaya.

Seru banget sih, bisa belajar Sirah dengan lebih ringan. Harapanku sih semoga dengan membaca novel ini ada keinginan dalam diri untuk membaca Sirah Nabawiyah versi non fiksi ya, hhee.

Kenapa begitu? Hhee, di kata pengantarnya penulis sudah menyadari akan ada perselisihan ketika beliau menerbitkan novel ini dan saat terbit benarlah, muncul pro dan kontra, hheee. Ada yang tahu atau pernah dengar? Yuk lah kita bahas di beda kesempatan, Insya Allah.

Hingga akhirnya satu buku karya duet dengan suami (awalnya sesama member ODOP) nangkring di perpustakaan tersebut, hhee, yaa sebagai souvenir perpisahan karena aku harus pindah kota.

Terima kasih untuk beliau, suami istri warga Amerika yang memiliki pabrik batik di Laweyan yang telah mendirikan perpustakaan dengan fasilitas luar biasa untuk masyarakat solo raya. Allah yang akan membalas setiap niat dan tindakan Anda dengan kebaikan yang lebih lagi.

Membaca buku tak melulu menyenangkan, ada bosan, malas pun kadang abai tentang pentingnya mengisi otak dengan nutrisi yang positif. Investasi yang ga akan rugi ini perlu kemauan kuat untuk terus berada di jalur. Ada banyak cara kok, tinggal kitanya mau ga kita cari tahu, hhee.

Sekian deh ya, semoga sedikit curahan ini bermanfaat. Tulisan ringan ini semoga menjadi pelecut untuk tulisan-tulisan yang lebih berisi kedepannya.

Semangat berbagi, semangat memberi arti.

Ciani Limaran
Haloo... selamat bertualang bersama memo-memo yang tersaji dari sudut pandang seorang muslimah.

Related Posts

Posting Komentar

Follow by Email