Duh

"Hey, gadis kecil."

Aku mendongak kaget. Dia tersenyum. Aku lupa ini di perpustakaan. Apa aku ketiduran? Ah, malu sekali ketangkep basah, terlebih olehnya.

Tetes air langit belum juga reda, hal yang menjadi alasanku menunda untuk beranjak.

"Masih hujan ya?" tanyaku mengalihkan perhatian, duh, seperti apa rupa bangun tidurku yah.

"Masih."

Ada jeda diantara kami. Siang ini perpustakaan sepi, terlebih hujan menyelimuti Soloraya. Aku berada di ruangan anak, memisahkan diri, bosan melihat orang dewasa dengan rutinitas monoton mereka.

Rak-rak setinggi 500 meter berjejer melingkari ruangan, menempel tembok. Di atas rak bermacam lukisan menutupi warna cat dasar. Gambar-gambar hewan tergantung melintang di atas ruangan. Seperti taman kanak-kanak, penuh warna, imajinasi masa kecil seperti terpanggil tiba-tiba.

"Mau terbang kemana?"

Hah, aku kembali terkejut, padahal dia berkata pelan.

Dia melirik buku yang berada di atas meja. Kesadaranku perlahan pulih.

"Kalau aku berhenti bertualang, bolehkah?"

Dia mengernyit, "Ada masalah?"

"Hhaaa... Tidak, aku bercanda."

"Kau sungguh tidak sedang bercanda. Katakan, tiket kemana yang sedang kau pegang?"

"Ini tiket temanku, ia ingin pergi ke masa lalu."

"Kau sendiri?"

Aku mengangkat bahu, dari raut wajahnya yang kubaca dia tahu, aku sedang tidak baik-baik saja.

"Baiklah, kita hentikan sementara penerbangan."

Mataku berbinar, bertemu dengannya selalu penuh dengan hal tak terduga.

"Kita lakukan hal yang sangat ingin kita lakukan sekarang, hal yang dulu pun sulit dilakukan, saat masih kecil."

Baiklah, aku tidak bisa membaca arah pembicaraan ini.

Dia tersenyum, ah, meneduhkan.

"Sana, tidur lagi, maaf tadi menganggu."

Aku menutup mata, benarkan aku ketiduran di perpustakaan, duh, maluuu.

Dia menghilang di balik lemari penyimpanan tas sebelum melempar senyum mengejek.

Pasti rupaku tak beraturan, aku membenamkan wajah diantara tangan dan buku-buku di atas meja.

Duh.

2 comments:

Yuk sampaikan dengan santun :D

Paket Umroh Murah

Rukun islam yang ke lima adalah naik haji (bagi yang mampu), namun sebagai umat islam tentu keinginan mengunjungi Baitullah adalah sesuatu y...