Jl. Elang 1

Layaknya burung liar yang akan di lepas ke alam bebas setelah lebih dari setahun terkurung, betapa rasa ini sangat membahagiakan. tak ingin melewatkan kesempatan itu, sebelum semuanya benar terjadi, aku harus mempersiapkan segala sesuatu nya. di sini hukum Comfort Zone benar-benar berlaku, dan memaksa ku untuk bergerak agresif bukan sekedar menggeliat.

Ku temukan setitik cahaya di tengah-tengah tempat yang sering terkucilkan dan betapa tidak menyangkannya aku bahwa mereka merupakan kelompok eksis yang menjunjung tinggi nilai-nilai Psikologi. masa lalu yang belum padam membangkitkan kembali semangat yang pernah terkubur.

Dan aku mencobanya....

Sedikit rumit untuk menemukan tempat itu, tapi bukan berati tempat itu fana.. dengan pertolongan tulus dari seorang bapak becak yang sedang menepi bersama becak tuanya aku menemukan tempat yang bercahaya masa depan itu. cukup tahu dulu tentang daerah itu.

Esok nya dengan membawa apa yang di perlukan ku mantapkan hati untuk tidak berhenti sebelum menyerahkan semuanya. selalu ada rintangan di balik kegilang kesuksesan, aku paham itu namun terkadang belum mampu untuk mengakui semuanya adalah benar.

Hampir saja semua tak pernah ku cicipi andai saja jemari ini tak segera mengambil alih tindakan jitu. dari seberang terdengar merdu dengungan suara yang memberi jalan. dan pagi yang cerah itu berhasil ku lalui dengan sukses berdasarkan rencana semula.

Sabar teman.. tak perlu buru-buru untuk menceritakan sesuatu yang sungguh spektakuler :)

Matahari yang siap tenggelam meninggalkan semburat senja yang menawan. langit masih terlihat biru terang saat informasi yang mendebarkan aku terima.

Ass. we invite you to join our recruitment test of new employee at friday, Januari 27,2012. at 09.00 am to 03.00 pm in XXX (Maf, untuk keamanan bersama). please confirm this invitation.
Thank you.
HRD International.

Pesan yang tertanda tanggal 26 Januari 2012 itu membuatku berbunga. maju satu langkah untuk meniti kembali mimpi yang telah terberai.

Tak cukup itu saja, aku begitu bingung harus menjawab bagaimana. sangat tidak lucu susunan kalimat indah berbahasa barat harus ku balas dengan bahasa Pertiwi, sekalipun Nasionalisme alasannya itu justru akan menguatkan mereka untuk segera mendepakku.

Segera teringat dengan sobat yang tengah sibuk mempelajari bahasa International tersebut. dan menurut rekomendasinya yang tanpa berfikir ulang segera kuteruskan kata-kata yang begitu mantap terdengar.

Wa'alaykumussalam..Okey, I will be ready.

Bukankah terlihat sekali sejauh apa kemampuan ku?? Mohon jangan di tertawakan. terima kasih.

Aku bersama yang lainnya tepat di hari yang di tentukan itu benar-benar datang tepat waktu, jelas saja siapa yang mau melewatkan kesempatan emas ini. hari yang sungguh melelahkan dengan beberapa rangkaian tes yang membuat pening kepala. Terang saja, kami menghabiskan waktu seharian untuk menyelesaikan semua itu. seharian teman, dan karena sesuatu yang tidak perlu di jabarkan aku harus menahan sakit kepala akibat perut kosong sejak pagi.

Sebisa mungkin ku isi lembar kosong itu untuk menjawab setiap pertanyaan. jurus pertama : aku ingin mengesankan mereka bahwa aku mengerti dengan bukti otentik bahwa dua lembar kertas putih itu terisi penuh oleh ku.

Setengah hari berfikir membuat mataku berkunang-kunang, tapi tak boleh menyerah ini belum selesai.

Dilanjutkan dengan persentasi .. aku begitu menyukai kegiatan ini, tapi tidak untuk saat ini. bukan dengan alasan apa-apa, tetapi yang jelas disini dan disaat aku mulai melontarkan kata-kata betapa sesungguhnya aku tidak secuil pun mengerti bahasa orang eropa. aku pasrah.

Dan proses terakhir adalan berhadapan langsung dengan CEO nya. aku selalu tertantang untuk menjelaskan segala sesuatu mengenai diri ku dengan pimpinannya langsung, dan aku selalu percaya diri untuk itu.

Dan semua berakhir dengan belum adanya kepastian.

Sepanjang jalan pulang betapa aku mengkhayalkan keindahan dan segala semua yang dijanjikan bila semuanya berjalan lancar. menyebrangi pulau-pulau, berkenalan dengan pribadi-pribadi baru dan pengalaman-pengalaman yang pasti tidak ada duanya. hinga semua terbawa mimpi, OOhhh indah sekali. dan aku tidur nyenyak malam itu, dan khusus malam ini ku persilahkan nyamuk menghisap sedikit dari darah manisku. Silahkan saja..

Sinar mentari pagi yang begitu menyilaukan menggugah kembali kesadaranku, Siapa aku? hingga berani mendahului semuanya.. ku hela nafas panjang, dan mulai ku buka ruang dalam dada, mempersiapkan apa pun nanti yang akan terjadi. seandainya semua tidak seperti keinginanku itu bukan karena Sang Khalik membenciku, dan aku percaya itu.

Tuhan.. segalanya akan kau berikan yang terbaik untuk ku, itu pasti kan?? dan untuk itu lapang kan hati hamba untuk menerima segala keputusan Mu.. tak terpungkiri sesaknya dadaku saat melontarkan rintihan tersebut.

Tanggal 28 januari 2012 pukul 09:45:57 terkirim kejelasan tentang semuanya.
Forgive us for can't accepted you as our new employee. wish you'll get another better job outside. thank you for your attention.

Tak ada yang kurasa untuk beberapa waktu kedepan. dan setelahnya begitu terasa menyayat tentang kenyataan yang sebenarnya telah ku antisipasi sebelumnya ini. aku berusaha untuk menahan agar bulir-bulir air ini tidak meninggalkan peraduannya di mataku yang nanar. Dunia bukan tempat untuk orang-orang yang lemah!!

tak ada niatan sedikitpun untuk kembali membacanya, berbeda sekali dengan undangan pertama yang hingga kini masih tersimpan rapi dalam inbox. segera tersadar dengan apa yang tidak pantas ku perbuat ini, aku layang kan pesan singkat, kembali kepada sobat setia ku.

Terima kasih atas kesempatan yang telah di berikan kepada saya. Bahasa Inggrisnya apa Im??

Okay..Thank's for chance that has been given for me.


Butuh waktu sepuluh menit untuk meluruhkan ego ini. dan ungkapan tulus dari hati itu terkirim sukses.

Cukup untuk bersedih hari ini.. eya cukup sudah!! saat kembali membuka mata untuk kesempatan yang kembali akan tercipta.

3 Bahasa yang akan segera ku tekuni :
Bahasa Inggris, tak perlu kalian tanya Mengapa, karena jelas bahasa Orang Bule itu menjadi magnet dahsyat dalam segala-galanya. dan benar-benar ku layangkan terima kasih ku yang telah menyadarkan bahawa tanapa bahasa ini, sama sekali orang bisa tak di anggap. meski di tanah sendiri.
Bahasa Jepang, tak begitu penting sebetulnya, tapi akan ku beri tahu apa yang sesungguhnya ada di balik bahasa ini. Dia, orang yang kembali dari masa lalu, memaksaku untuk menggeluti bahasa ini. bukan kosa kata unik yang menarik bagi ku, namun ungkapan-ungkapan yang terdengar indah dari setiap pesan darinya membuatku terpacu untuk membuktikan bahwa aku mampu untuk menjawab setiap ungkapan manis itu. mungkin di suatu kesempatan akan ku ceritan siapa Dia sebenarnya.
Bahasa Korea, bukan karena demam K-Pop yang tengah melanda Asia aku berjuang keras untuk itu. tapi lebih karena orang yang sebenarnya sedikit menganggu ku dengan perasaannya itu yang mengahruskan ku mengerti dengan celotehan-celotehan yang tak ingin ku dengar. dan naas nya ia begitu sering mengungkapkan semuanya dengan panjang lebar tanpa memikirkan tahukah aku dengan semua itu. jangan berharap aku kan bertanya. malas sekali rasanya bercerita tentang nya, tapi apa boleh buat, retakan dalam hidupku mengaharuskan ku untuk bertemu dengan makhluk yang ajaib ini.

untuk sementara aku tak mau mendengar apa pun tentang Psikologi, Elang dan Petualangan. entah hingga kapan.




_________________________
I added cool smileys to this message... if you don't see them go to: http://s.exps.me

No comments:

Post a Comment

Yuk sampaikan dengan santun :D