puisi bersajak untuk mu

Di balik diamku
Kujaga gemuruh didada

Di balik tak peduliku
Ada rasa yang sedang ku tahan

Di balik amarahku
Terselip keinginan agar kau paham

Dibalik penantian kabar tentangmu
Ada rasa rindu yang teramat sangat

Ahhh wanita... Bisa apa aku ?
Sedikit berulah bisa timbul fitnah

Akankah kau tetap diam bertopang dagu ?
Tak sampaikah tanganmu menggenggam jiwa ?

Adakalanya aku termangu
Tuhan... Untuk apa kau ciptakan air mata ?

Lelah kucoba untuk menantimu
Dan kutahu kini guna air mata

Cukup sekian penantianku
Aku pergi meski membawa lara

7 comments:

Yuk sampaikan dengan santun :D