Pendaftaran Menjadi Wanita, Istri dan Ibu Shalihah


Menjadi muslimah bukanlah perkara mudah, terlebih kelak akan menjadi seorang ibu di mana tanggung jawab anak-anak dan keluarga ada di pundak. Lalu apa yang harus dipersiapkan? Jelas mencari bekal dong, mengemban tugas rumah tangga juga pendidik pertama buah hati tentu memerlukan ilmu yang tidak boleh diabaikan.

Alhamdulillah, untuk warga solo raya ada sekolah yang menyediakan apa yang muslimah butuhkan loh. Madrasah Ishlahul Ummah merupakan lembaga pendidikan islam non formal khusus muslimah. Membekali para muslimah agar siap mengemban tugas sebagai zaujah shalihah dan pendidik generasi Rabbani, medrasah ula bagi anak-anaknya.

Tujuan pembelajaran ini diharapkan nantinya santriwati dapat menjadi muslimah yang berilmu dan bertaqwa. Memiliki tashawwur yang benar dan iradah yang lurus. Beraqidah salimah, beribadah shahihah dan berakhlak karimah.

Lalu apa saja materi yang dipelajari?
1. Aqidah
2. Tahsin
3. Tahfidz
4. Tafsir
5. Ulumul Quran
6. Hadist
7. Musthalah Hadist
8. Tarbiyah Syakhhsiyah
9. Fiqih
10. Faraidh
11. Sirah Nabawiyah
12. Bahasa Arab

Wuih, sebanyak itu berapa lama? Pembelajaran ditempuh selama 3 tahun (6 semester). Setiap ahad pukul 07.15 - 12.00 WIB.

Lama? Sabar, bukankah mencari ilmu itu dari buaian hingga liang lahat? hayoo, udah lupa ya?

Semua materi di atas itu akan disampaikan oleh pengajar yang terdiri dari para ustadz dan ustadzah lulusan perguruan tinggi (Ma'had 'Ali An-Nur, Ma'had 'Ali Al-Islam Bekasi, LIPIA, UMS, UNS) dan beberapa pondok pesantren di nusantara.

Biaya pendidikannya berapa? Murah banget pokoknya mah. Cuma tiga puluh ribu per bulan, iya Rp 30.000 ,- aja.

Yuk, masih ada sepekan untuk mendaftar. Pendaftaran ditutup tanggal 27 Januari 2019 loh. Bonus gantungan kunci kayak gini nih, boleh pilih salah satu.



Begitulah, yuk teman-teman yang di soloraya manfaatkan kemudahan yang Allah berikan, belum tentu di tempat lain dimudahkan seperti kita.

Oiya, kalau mau tanya lebih lanjut bolehlah ke saya, dengan senang hati Insya Allah dibantu jawab yah.

Kekonyolan Sebagai Blogger



Semenjak memutuskan membeli domain, saya memang berniat untuk serius menggarap blog, yah blogger profesional gitu intinya. Nah, pastinya harus dong belajar gimana menjadi blogger yang bisa menebar banyak manfaat? Ketemulah satu dari sekian banyak cara. Apa itu?

Menulis minimal 300 kata.

Iya, soalnya artikel yang terdiri dari 300 kata barulah dianggap bagus oleh google, mesin pencarian yang masih menjadi rujukan pertama bagi sebagian besar pengguna jaringan internet. Dianggap bagus karena kepanjangan artikel yang dirasa cukup memuat hal-hal yang berhubungan dengan keyword.

Kenalkan saya blogger yang masih belajar, hhii. Jadilah segala macam hal manual dilakukan, bukan karena apa-apa tapi karena belum paham cara yang lebih keren untuk memanfaatkan teknologi, hhoo.

Saya mendownload aplikasi blogger di gawai, untuk memudahkan nulis di mana pun berada. Tapi eh tapi kok saat saya menulis tidak ada jumlah kata di layar yah? Jadi kan saya bingung sudah cukup belum memenuhi aturan sesuai yang google syaratkan, hhee. Jangan-jangan saya yang ga tahu lagi gimana pengaturannya? Kasih tahu dong kalau misal memang ada yah.

Lalu bagaimana? Ya terpaksa pake cara manual deh. Eitss, bukan dihitung satu satu loh ya, itu mah kurang kerjaan banget, hhee. Bisa jadi satu artikel lagi saking lamanya ngitung, belum lagi kalau lupa di tengah jalan, duh berabe. Pusing, pening dan ga masuk akal.

Begini rahasianya.

Saya copy semua tulisan kemudian paste di wordpress. Iya serius, jangan ketawa. Saya punya blog juga di wordpress, tapi mencoba fokus satu dulu di sini. Nah,  dari pada nganggur ya dipakai lah buat ngecek jumlah kata, hhii. Berasa ibu tiri, kejam gini duh.

Baiklah... ini konyol memang. Tapi saya percaya kalian juga punya cerita konyol sebagai blogger kan? Hayoo ngaku, inget-inget dulu, ga usah malu gitu. Coba cerita, nanti saya dengarkan :D

Gambar di atas itu pakai laptop, soalnya gawai lagi di charger. Kalau ditunda biasanya ga jadi nulis, hhaa. Oiya jadi inget sama artikel yang pernah saya baca namun lupa siapa penulisnya, intinya bahwa kebanyakan blogger itu pemalas. Nah lo nah lo, cung yang kesindir, saya temenin kok.

Sekian curhatan saya. Semoga menghibur.

Pendaftaran Menjadi Wanita, Istri dan Ibu Shalihah

  Menjadi muslimah bukanlah perkara mudah, terlebih kelak akan menjadi seorang ibu di mana tanggung jawab anak-anak dan keluarga ada di ...